Ketika membuat acara seperti wedding (Pernikahan), meeting, seminar, atau jenis lainnya, sering kali jadi pertanyaan adalah jenis layar yang dipilih. Masing-masing layar memiliki kelebihan dan kekurangan sesuai dengan kebutuhan. Sebelum membahas ke masing-masing layar, ada beberapa hal dari kebutuhan acara yang perlu diperhatikan dahulu.
Pertanyaan yang perlu dijawab sebelum memilih layar.
- Acara seperti apa yang ingin dibuat?
Jenis acara yang ingin dibahas bukan merupakan jenis selebrasi yang dirayakan. Acara brand activation, meeting, kondangan, dan lainnya dapat berbeda-beda walaupun memiliki kategori yang sama. Hal yang perlu diperhatikan adalah apa yang menjadi poin vokal untuk rangkaian acara. Jika layar merupakah hal yang penting dan akan dilihat selama rundown acara, maka layar mewah seperti Videotron dan projektor dapat menjadi opsi yang baik. Jika acara ~60% dari rundown acara tidak menggunakan layar, maka opsi yang sederhana dapat menjadi opsi.
Brand activation yang lebih memfokuskan engagement dengan produk fisik, memerlukan layar yang tidak boleh mengambil perhatian lebih daripada produk. Jika brand activation memfokuskan ke storytelling, layar yang mewah dapat visualisasikan dan menarik perhatian penonton. Wedding besar mewah membutuhkan layar yang dapat menarik perhatian ke panggung. Namun, wedding yang intim memerlukan layar yang tidak mengganggu tamu untuk berbincang.
Selain itu, setiap acara memiliki konten layar yang berbeda-beda. Konten tersebut dapat berupa video looping, gambar statis, atau kamera live menunjukan acara. Setiap layar memiliki ranking dalam memainkan konten tersebut. Selain itu, jumlah penonton juga menjadi konsiderasi. Penonton yang banyak memerlukan layar yang lebih besar. TV tidak sesuai untuk penonton besar kecuali digunakan untuk menayangkan panggung ke penonton yang duduk diujung. Umumnya, event organizer menggunakan TV ke beberapa sisi ruangan sehingga mata penonton tidak lelah melihat ke arah panggung yang jauh.
- Apakah ruangan memadai untuk jenis layar yang saya inginkan/butuhkan?
Dua hal yang perlu diperhatikan pada ruangan ketika memilih layar, yaitu banyaknya cahaya pada ruangan dan ukuran ruangan. Jumlah cahaya dapat mengganggu konten layar. Untuk Videotron, cahaya yang banyak pada ruangan tidak akan mengganggu. Namun, projektor memerlukan ruangan yang redup agar dapat terlihat jelas. Ruangan outdoor memiliki jumlah cahaya yang banyak sehingga layar memerlukan cahaya yang lebih terang. Namun, masing-masing jenis layar juga dapat diatur keterangan dan memiliki jenis sendiri. Projektor laser memiliki cahaya yang lebih terang sehingga dapat digunakan diruangan yang terang. Ukuran ruangan juga menentukan jenis layar. Videotron membutuhkan area yang lebih luas untuk kerangka, meja FOH yang lebih luas, dan leveling. Videotron memiliki jenis Videotron outdoor yang memiliki tangka keterangan yang lebih tinggi. Videotron karena terdiri dari lampu LED juga memiliki kemampuan local dimming sehingga tingkat keterangannya dapat diatur.
Hal yang perlu diperhatikan juga adalah sebelum diadakan acaranya. Setiap venue memiliki aturan instalasi yang berbeda-beda. Hal tersebut mempengaruhi ke waktu set-up. Videotron memerlukan waktu set-up yang lebih lama dan ruangan yang lebih luas untuk membuat konstruksinya. Pintu yang sempit juga akan mempengaruhi ke layar yang akan dipasang di ruangan tersebut. Jika venue memiliki aturan waktu set-up yang sedikit dan melikie pintu yang kecil, maka acara memerlukan layar yang lebih sederhana untuk dilakukan instalasi.
- Berapa banyak Listrik yang dapat diberikan oleh venue/Lokasi?
Setiap jenis layar memiliki kebutuhan Listrik yang berbeda-beda, dimana backdrop menjadi layar yang memakai Listrik terendah dan Videotron memakan Listrik paling besar. Backdrop tidak memerlukan Listrik kecuali untuk lampu spotlight sebagai penerangan. Videotron memerlukan Listrik untuk setiap LED nya, prosesornya, dan komponen lainnya, sehingga Videotron menggunakan Listrik dari 4.800 watt sampai 24.000 watt.
Setiap tempat acara menyediakan jumlah Listrik yang berbeda-beda. Ada beberapa hotel yang menyediakan jumlah Listrik yang besar dan ada beberapa tempat yang tidak menyediakan Listrik selain pada stop kontak mereka. Tempat acara juga memiliki panel terpisah untuk layar yang memakan Listrik lebih besar. Masalah keperluan Listrik ini dapat diselesaikan dengan penambahan genset. Namun, beberapa tempat ada yang memiliki larangan penggunaan genset sebagai tambahan. Event Organizer umumnya memiliki mapping Lokasi yang memperbolehkan genset dan mengontak dengan teknisi Listrik ke tempat acara sebelom menentukan jenis layar yang ada.
- Berapa besar budget yang dapat saya keluarkan untuk layar?
Budget juga menjadi penentu jenis layar yang diperlukan. Hal yang perlu diperhatikan ketika menentukan jenis layar selain dengan harga layar itu sendiri adalah hidden cost yang akan muncul ketika memilih sebuah layar. Penggunaan Listrik, keperluan memakai video jockey, biaya tambahan struktur untuk menyangga layar, dan lainnya akan menjadi biaya tambahan yang perlu diperhatikan. Selain itu, perlu diperhatikan juga dengan jumlah deposit tambahan dari tempat acara ataupun vendor ketika menggunakan jenis layar tertentu. Jika anda merangkai acara tersebut sendiri, hubungi dengan vendor masing-masing media untuk memastikan tidak adanya additional cost setelah dilakukan instalasi.
Setelah mengetahui kebutuhan acara, maka anda dapat menentukan jenis layar yang diperlukan. Berikut ini adalah kelebihan dan kelemahan dari masing-masing layar.
- Videotron
Videotron atau LED Screen adalah layar yang menggunakan lampu LED RGB untuk mengeluarkan konten. Videotron sendiri memiliki beberapa jenis seperti indoor/outdoor, pixel 3.9, pixel 2.9, pixel 2.6, pixel 2.5, dan lainnya.
Kelebihan
Videotron memiliki beberapa kelebihan, seperti visual yang menarik, fleksibelitas ukuran, tahan untuk kondisi ruangan yang berbeda-beda, konten yang dinamis dengan real-time interaksi, efisiensi komunikasi, dan meningkatkan citra professional. Layar besar LED punya kecerahan tinggi dan kontras bagus, gambar/video tetap jelas dari jauh. Ini membantu audiens yang jauh panggung tetap bisa “nonton” dengan baik. Videotron dapat meningkatkan perhatian karena keren & dinamis, audiens mudah terfokus ke layar; dibanding backdrop statis atau spanduk, videotron lebih “eye catching”.
Ukuran Videotron dapat fleksibel dan berbentuk unik. Videotron sendiri terdiri dari modul dengan ukuran 50×50 cm sehingga ukuran dapat sesuai keinginan. Layar Videotron dapat displit menjadi beberapa jenis konten, dimana konten ditengah berbeda dengan konten di kiri kanan. Ada model videotron yang tahan air (waterproof), tahan panas/sinarnya terang, supaya tetap perform meskipun hujan atau panas. Konten Videotron dapat dinamis. Bisa tampilkan video, animasi, info terkini (jadwal, pengumuman), live feed, pesan sponsor, dll. Jadi acara lebih hidup dan responsif. Untuk audiens besar, display besar mempercepat penyampaian pesan / info penting dibanding teks kecil atau brosur. Event terlihat lebih modern, sponsors dapat eksposur bagus, kesan bahwa penyelenggara serius & professional.
Kelemahan
Kelemahan Videotron adalah biaya yang lebih mahal, infrastruktur dan teknisi, cuaca dan Listrik, resolusi terbatas jarak dekat, panas dan perawatan, dan potensi gangguan visual. Sewa/pembelian videotron jauh lebih tinggi dibanding proyektor atau backdrop cetak. Konsumsi listrik besar juga bikin biaya jalan bertambah. Videotron memerlukan instalasi yang ribet dikarenakan perlu rigging/struktur kokoh, tim teknis berpengalaman, dan waktu setup lebih lama. Meski ada yang tahan air, hujan lebat/angin kencang tetap bisa ganggu. Kalau audiens terlalu dekat, piksel bisa terlihat (terutama pitch besar, misal P3.9 ke atas). LED menghasilkan panas, bisa overheat kalau ventilasi buruk. Perlu maintenance rutin, modul bisa rusak kalau tidak dijaga. Videotron juga dapat terjadi gangguan visual. Kalau kalibrasi warna/brightness tidak rata, ada garis atau panel beda warna.
- Projektor
Projektor adalah alat untuk menembak cahaya ke sebuah layar. Laqyar tersebut dapat berupa layar projektor dengan ukuran yang beragam, seperti 3×4 meter, 4×5 meter, dan lainnya. Layar projektor juga dapat berupa backdrop dengan cat emulsi putih. Projektor laser seperti merek EPSON dapat digunakan ke layar yang besar dan bahkan dapat digunakan untuk menembak gambar ke Gedung seperti acara tahun baru Jakarta 2025. Teknik tersebut disebut video mapping.
Kelebihan
Projektor memiliki beberapa kelebihan, seperti biaya yang lebih murah, ukuran layar yang fleksibel, waktu set-up yang lebih sedikit, satu gambar yang utuh (no bezel), dan suara yang lebih tenang. Sewa/beli proyektor jauh lebih terjangkau daripada videotron. Listrik juga lebih hemat. Ukuran layar lebih fleksibel dengan menggunakan projector. Tinggal atur jarak lempar (throw distance), layar bisa kecil sampai puluhan meter. Untuk venue yang memiliki aturan yang lebih ketat, projector menjadi opsi yang baik. Proyektor lebih ringan, mudah dibawa, dipasang, dan dilepas sehingga memakan waktu set-up yang lebih dikit. Hasil projector juga lebih menjadi kesatuan karena tidak menggunakan system LED RGB. Tidak ada garis antar panel seperti videotron. Hasilnya halus, sinematik. Projektor juga dapat fleksibel. Proyeksi ke tembok, gedung, bahkan benda 3D (projection mapping). Proyektor biasanya lebih “sunyi” dibanding LED screen besar yang pakai banyak kipas pendingin.
Kelemahan
Kelemahan projector adalah butuh ruangan gelap, brightness yang terbatas, keperluan layar tertentu, memakan ruangan, dan bayangan yang mengganggu. Gambar proyektor cepat pudar kalau ada cahaya terang (lampu panggung, matahari). Meski ada proyektor high-lumen, tetap kalah jauh dibanding videotron. Untuk ruangan outdoor, lgambar pada layar akan tidak terlihat jelas. Layar yang digunakan oleh projector juga memerlukan kondisi tertentu. Hasil optimal hanya kalau dipantulkan ke layar putih/permukaan rata. Projektor memerlukan ruangan untuk menembak gambar. Perlu jarak lempar tertentu. instalasi bisa terhalang dekorasi atau penonton. Jika Orang atau benda lewat di depan lensa, maka bayangan muncul di layar.
- Smart TV 100 inch
Smart TV memiliki beragam ukuran. Untuk di pasaran event 2025 ini, Smart TV terbesar adalah 100 inch atau 98 inch. Smart TV 100 inch umumnya menggunakan teknologi LED dengan resolusi yang tinggi.
Kelebihan
Smart TV 100 inch memiliki beberapa kelebihan, yaitu gambar yang tajam dan terang, praktis untuk dioperasikan, harga yang lebih murah, tidak memakan ruang, desain yang lebih minimalis dan elegan, multifungsi, dan tahan lama. Resolusi tinggi (4K/8K), kontras bagus, dan brightness tinggi. Selain itu, TV tidak terpengaruh cahaya ruangan seperti proyektor. Pemasangan TV tidak memakan waktu, cukup colok listrik & input (HDMI/USB). Tidak perlu rigging besar atau layar tambahan. Harga sewa smart TV juga lebih murah. Untuk ukuran setara, sewa/beli TV jauh lebih murah daripada LED wall. Tidak butuh jarak lempar (seperti proyektor). Tinggal taruh di stand atau bracket. Layar flat tipis, terlihat modern dan profesional. Bisa digunakan untuk presentasi, live feed, display sponsor, hingga gaming corner. Panel dapat nyala berhari-hari.
Kelemahan
Kelemahan Smart TV adalah ukuran yang terbatas, visibilitas yang terbatas, sudut pandang yang terbatas, tidak modular atau ukuran tidak fleksibel, tidak ideal untuk outdoor. 100 inch kelihatan besar, tapi untuk ballroom besar atau ribuan audiens jadi kecil. Dikarenakan ukurannya yang terbatas, layar fisik tidak bisa dilihat jelas kalau audiens jauh. Hal ini juga mempengaruhi ke sudut pandang. Walaupun panel modern punya wide angle, tetap ada keterbatasan jika audiens sangat melebar. Ukuran Smart TV tidak dapat disusun untuk kebutuhan acara. Satu unit hanya bisa 100 inch. Tidak bisa digabung jadi lebih besar seperti videotron. Brightness TV kalah dibanding videotron, dan panel tidak tahan panas/air.
- Backdrop
Backdrop adalah elemen visual berupa latar belakang yang dipasang di panggung atau area tertentu dalam sebuah acara. Fungsinya untuk mempercantik tampilan, memberikan identitas, serta menyampaikan pesan utama acara, baik berupa logo, tema, maupun sponsor. Biasanya dibuat dari bahan cetak (seperti vinyl, kain, atau board) dan bisa juga berbentuk dekorasi tiga dimensi.
Kelebihan
Kelebihan backdrop adalah memberikan kesan profesional sekaligus memperkuat branding acara. Dengan backdrop, tema atau identitas acara langsung terlihat jelas oleh audiens sejak pertama masuk. Biayanya relatif terjangkau dibanding videotron atau instalasi digital, mudah dipersonalisasi sesuai kebutuhan desain, dan bisa menjadi spot foto yang menambah daya tarik. Selain itu, pemasangan backdrop cenderung lebih cepat dan tidak membutuhkan teknologi kompleks.
Kelemahan
Kelemahan backdrop adalah sifatnya statis dan kurang fleksibel. Konten yang ditampilkan tidak bisa diubah secara real-time sehingga informasi tidak dapat diperbarui saat acara berlangsung. Backdrop juga terbatas dalam daya tarik visual karena hanya menampilkan gambar cetak tanpa efek cahaya atau animasi. Selain itu, jika tidak dirancang dengan baik, backdrop bisa terlihat monoton dan kurang menarik perhatian dibanding media visual modern seperti videotron atau proyektor.






